🎒 EKSPEDISI PANTAR — Pandai & Lamalu, Kabupaten Alor, NTT
Tim berangkat 31 Desember 2026. Donasi ditutup 15 November.
Target: 400 paket alat belajar untuk 400 siswa di empat sekolah:
• MIS Nuruddin Pandai
• MTs Al-Bidayah Munasely
• SMK Pertanian Pandai
• SD GMIT Lamalu
Terkumpul: 77 paket · Kurang: 323 paket · Sisa waktu: 51 hari
Dari Kalabahi ke Pandai masih 2 jam naik kapal motor. Paket harus dibeli, diperiksa, dikemas, lalu dikirim lewat kargo laut jauh sebelum tim berangkat. Kapal tidak menunggu donasi yang terlambat.

Artinya 4 paket harus terisi setiap hari. Kalau tidak, tim berangkat dengan tas yang setengah kosong.
Kenapa ditutup 15 November, bukan 31 Desember? Karena paket harus dibeli, diperiksa, dikemas, lalu dikirim lewat kargo laut ke Alor — perjalanan berminggu-minggu. Dari Kalabahi masih 2 jam lagi naik kapal motor ke Lamalu. Kapal tidak menunggu donasi yang terlambat.
Lamalu bukan kampung yang bisa ditempuh sekali jalan. Sekali tim ke sana, yang terbawa hanya paket yang sudah terkumpul. Anak yang tidak kebagian harus menunggu ekspedisi berikutnya.

Kurang 323 paket. Sisa 51 hari.
Rp100.000 hari ini berarti satu anak di Pantar masuk sekolah dengan perlengkapan lengkap di awal 2027.